![]()
SUNGAIPENUH-Fahruddin anggota DPRD Kota Sungai Penuh yang tengah ramai dibicarakan masyarakat. Bukan karena prestasinya, melainkan karena pernyataannya yang memaki sejumlah kuli bangunan yang sedang bekerja di pasar Beringin Jaya.
Terdengar cukup jelas politisi Golkar ini menyebut kuli bangunan yang tengah bekerja dengan sebutan monyet dan anjing.
Peristiwa itu terjadi saat Fahruddin bersama anggota Komisi II melakukan sidak di kawasan Pasar Beringin Jaya di sekitar alun-alun Kota Sungai Penuh, Jambi, Rabu (15/10/2025).
Bahkan berbagai pihak menilai, Fahrudin tidak menunjukkan perilaku seorang dewan, melainkan tidak beretika dan adab. “Itu bukan bahasa seorang anggota dewan. Fahrudin dewan apa preman” ujar Tomi, salah satu Tokoh Pemuda Kota Sungai Penuh.
Ia meminta, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Sungai Penuh, agar melakukan pemeriksaan kepada Fahrudin dari Fraksi Golkar, ungkapnya.
Berdasarkan dalam laporan yang terdaftar di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebesar Rp 1,7 miliar, tanpa utang sepersen pun.
Berikut rinciannya:
Tercatat ada unit 6 koleksi kendaraan dari berbagai merek yang dimilikinya dengan total Rp. 895 juta.
Diantaranya Isuzu D-max, Isuzu Truck, Isuzu NKR 71, Mitsubishi Pick-up, Nissan Mini Bus, dan Daihatsu Terios.
Selain itu, dirinya juga tercatat memiliki 2 unit aset properti di Kota Sungai Penuh dan sebidang tanah di Muara Bulian, dengan total semuanya mencapai Rp850 juta.
Sumber kekayaan lain yang dimilikinya berasal dari kas dan setara kas sebesar Rp 13,7 juta. (DD)













